Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni, mendukung upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengawasi anggaran penangganan Covid-19. Belakangan diketahui, KPK bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyepakati kerja sama program kesehatan bebas korupsi.

"Memang anggaran penanganan Covid-19 sangat besar, hingga mencapai Rp 695 triliun. Ini sasaran empuk buat pada koruptor, jadi harus bener-bener dijagain KPK," kata Sahroni, Jumat (18/12/2020).


Wakil Ketua Komisi III Minta KPK Terus Awasi Anggaran Covid-19

"Memang anggaran penanganan Covid-19 sangat besar, hingga mencapai Rp 695 triliun. Ini sasaran empuk buat pada koruptor, jadi harus bener-bener dijagain KPK," kata Sahroni, Jumat (18/12/2020).

Menurut dia, wajar KPK bergerak karena potensi korupsi dana penanganan pandemi Covid-19 cukup besar.

"Justru di kondisi pandemi ini, memang pengawasan harus lebih ketat, karena kita tahu, banyak sekali peluang untuk melakukan korupsi dana Covid-19," jelas Sahroni.

Karena itu, politikus NasDem ini berharap, semua lembaga yang mengelola anggaran Covid-19 harus bisa menghindari korupsi dan menjaga integritas institusinya.

"Untuk yang mengelola dana, hindarilah korupsi. Ini kondisi lagi sulit, KPK juga tentunya akan terus mengawasi kinerjanya," kata Sahroni.

Komentar

Postingan populer dari blog ini